Solo Sinau Ramadhan Chapter JakBand di Bekasi

solo sinau jakarta bandung

Buku Sumbangan dari Bengawan

Pada tanggal 13 Agustus 2011 kemarin, Bengawan regional Jakarta dan Bandung mengadakan acara Solosinau Ramadhan chapter Jakarta-Bandung. Konsep acara ini adalah pengumpulan buku-buku dari pada donatur baik itu berupa buku bekas, baru, atau berupa uang. Buku-buku tersebut akan disumbangkan kepada Rumah Belajar Mutiara Mandiri melalui SeBUAI sebagai penggagas berdirinya perpustakaan di rumah belajar tersebut. Bengawan dan Bengawanita telah sukses mengumpulkan buku dalam jumlah yang cukup banyak untuk diserahkan kepada yang berhak. Acara amal yang sekaligus merangkap sebagai kopdar yang diadakan di rumah belajar Mutiara Mandiri ,yang berlokasi di Bekasi, tersebut bekerjasama dengan komunitas SeBUAI. Acara ini diselenggarakan saat menjelang buka puasa karena masih dalam suasana Ramadhan.

Rumah belajar Mutiara Mandiri dikelola oleh Pak Toni dan Bu Omah serta beberapa guru disana. Mereka memberikan bantuan pendidikan secara sukarela. Dengan kegigihan mereka, ada komunitas yang mau memberi bantuan berupa perpustakaan sebagai sarana meningkatkan minat belajar anak-anak.  SeBUAI adalah komunitas yang dimaksudkan dalam memberikan bantuan berupa perpustakaan disana. Selain di Rumah belajar mutiara mandiri, SeBUAI juga sudah memiliki lima perpustakaan lainnya di tempat yang berbeda. Pada acara tersebut hadir Dhamar, Veronika, Zul, Ulik, Harsono, Arif, Bayu, Risti, Ardiansyah + calonnya dan Mbak Putri  beserta suami.

Rombongan Bandung (Zul dan Ulik) tiba di Bekasi sekitar pukul 13.00 langsung menuju rumah Mas Dhamar yang saat itu digunakan sebagai basecamp. Tak lama kemudian datang Harsono dari Jakarta dan Veronika menyusul kemudian. Sekitar pukul 15.00 Arif dan Bayu yang mengendarai motor tiba di basecamp setelah bersusah payah menemukan jalan dari Jakarta ke Bekasi. Buku yang terkumpul di basecamp tak kurang sebanyak 5 kardus air minum dan 1 kresek besar .

Waktu telah menunjukkan pukul 15.30, rombongan dari basecamp bersiap-siap untuk menuju lokasi acara di rumah belajar Mutiara Mandiri (RBMM). Dengan menyewa sebuah mobil, rombongan berangkat menuju RBMM sekitar pukul 15.45 dan tiba di lokasi pada pukul 17.00. Di lokasi telah ada Risti, dan mbak Putri beserta suami  beserta temen-temen dari SeBUAI. Saat itu di RBMM diadakan pengajian yang dihadiri oleh siswa-siswi RBMM. Lima belas menit kemudian datang Ardiansyah beserta pasangan dengan membawa buku sebesar 1 dus AC.

Waktu telah menunjukkan pukul 17.45, waktu berbuka hampir tiba. Kami membagikan makanan untuk berbuka kepada siswa-siswi RBMM yang saat itu terkumpul di halaman RBMM. Adzan Magrib telah berkumandang, kami langsung menyantap hidangan buka puasa yang telah disiapkan. Setelah sholat maghrib, kami berkumpul di salah satu ruang kelas RBMM untuk sharing antara Bengawan, tenaga pengajar RBMM dan teman-teman dari SeBUAI.

Buka bersama anak-anak di rumah belajar Mutiara Mandiri

Semua acara telah terlaksana, buku yang kami kumpulkan telah diserahkan ke SeBUAI untuk didistribusikan ke beberapa rumah belajar. Kami berpamitan untuk kembali ke rumah masing-masing dan bersiap untuk melanjutkan agenda selanjutnya.

Bengawan di Rumah Belajar Mutiara Mandiri

Wedangan Bengawan di Bekasi

Setelah puncak acara Solosinau chapter Jakarta-Bandung, beberapa anggota Bengawan (Zul, Dhamar, Arif, Bayu, Ulik) melanjutkan ke acara wedangan di Sentra Bisnis Harapan Indah, Bekasi. Kebetulan di lokasi tersebut sedang ada konser Gema Ramadhan SCTV, lumayan wedangan ditemani merdunya suara Syahrini, Gigi, De Masiv, Zivilia.

Disana kami mengobrol mulai dari topik santai, sharing hingga tips dan trik dari sang sesepuh, mas Dhamar. Tak terasa berbungkus-bungkus nasi kucing, gorengan hingga bergelas-gelas minuman telah dihabiskan, konser pun telah usai. Waktu telah menunjukkan pukul 23.30, saatnya kembali ke basecamp.

wedangan setelah acara solo sinau

Pukul 2 pagi kami kembali bergabung dengan SeBUAI untuk program sahur on the road yang bertema “We Care, We Share”.  Berkumpul di sebelah Islamic Center Bekasi, kami mulai menjelajahi jalanan Bekasi untuk memberikan nasi bungkus kepada saudara-saudara kita yang hidup di jalanan. Pukul 3.30 nasi sudah habis, saatnya kami untuk bersiap sahur. Setelah berkeliling mencari tempat sahur, diputuskan untuk berhenti di rumah makan padang. Sahur pun menjadi lebih hangat dengan obrolan ringan yang diiringi lantunan lagu dangdut.

sahur on the road

Setelah sahur on the road selesai, SeBUAI kembali ke kediaman masing-masing dan Bengawan berkumpul di Islamic Center untuk menanti sholat subuh. Selesai subuh, kami bersiap untuk berpisah. Zul dan Ulik kembali ke Bandung dengan bus. Mas Dhamar, Arif dan Bayu kembali ke Jakarta dengan mengendarai dua sepeda motor.

11 komentar

  1. ~MHC~ says:

    Sing jejere Adisragen kui sopo…? Sing jilbaban…. sesuatu banget… :)

  2. ardisragen says:

    iku adikku mas, mau tak kenalke piye ? hehehe :p

  3. Joulecar says:

    @MHC : aku yo ra wani kenalan og..ono sing mloroki :p

    kelingan mas arif nang HIK dadi wareg dhewe ig..

  4. ~MHC~ says:

    ho o, Di… kenalke yo…. :)

  5. Diajeng says:

    Kok aku ra di jak foto ya……sediiih hikzzz……fotoku ra enek blas……huaaaaaaaa….. (*nangis guling-guling)

  6. pylar says:

    Q pingin nggabung ning bengawan mas..:)

  7. mursid says:

    veronika kih sopo toh?

  8. ~MHC~ says:

    Di, Ardi… Jejermu kui sopo lho… ah, kwe ki rak bolo…. kenalke too….

  9. lagi2.. moment seperti ini tak bisa mengikuti..

  10. ardisragen says:

    @MHC : jejerku iku adikku.. reneo mas..tak kenalke..

beri komentar

Mangga Pinarak

Bengawan adalah komunitas blogger Surakarta dan sekitarnya. Jika Anda adalah blogger yang tinggal atau pernah tinggal di Surakarta, mempunyai keterikatan dan ketertarikan tentang Surakarta, mari bergabung, bersama-sama memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat saling berbagi.

tweet @bengawan

RT @tentangSolo: Indonesia batik : A living Heritage. 19-29 feb 2012 pukul 10-17.00 di Pendapi Gedhe Balaikota Surakarta. Gratis! #kotaSolo

Komunitas Blogger Bengawan adalah sahabat Dagdigdug