Ngabubur-IT: InternetSehat dan PosIndonesia

Buka bersama ngaji IT. Mungkin begitu sebutan yang tepat untuk acara Ngabubur-IT yang diisi obrolan seputar perilaku menggunakan internet secara sehat yang digelar Bengawan bersama tim Internet Sehat pimpinan Donny BU dari ICT Watch, Sabtu (21/8) petang.

Hadir meramaikan kopdar sore itu, antara lain netizen Solo dan sekitar, teman-teman difabel serta beberapa tamu, di antaranya Antok Suryaden dari Komunitas Blogger Jogloabang, Yogyakarta dan Kang Totok Genthokelir, blogger Gunung Kelir, Purworejo. Tak kalah serunya, bincang-bincang malam diisi oleh Pak Budi Raharjo, Operation Manager PT Pos Indonesia, Surakarta.

Rumah Blogger Indonesia, Sekretariat Blogger Bengawan

Kopdar hari itu sekaligus merupakan soft launching atau perkenalan sekretariat baru Komunitas Blogger Bengawan, yang kami namai Rumah Blogger Indonesia. Yang perlu Anda tahu, keberadaan sekretariat tersebut atas kebaikan Kang Sapto Nugroho dari Yayasan Talenta, yakni organisasi masyarakat sipil yang bergerak dalam bidang advokasi hak-hak sipil kaum difabel.

Mas Pono dan kawan-kawan di teras

Selain obrolan tentang blokir konten dan beberapa kebijakan ‘ganjil’ Kementrian Komunikasi dan Informatika, seluruh peserta bersepakat untuk memperbanyak konten positif di ranah maya (website/blog) serta berkomunikasi secara beradab dan bertanggung jawab melalui berbagai situs jejaring sosial.

Donny BU dari InternetSehat (kiri) dan Sammy dari APJII

Salah satu tamu penting hari itu adalah Sammy Pangerapan, dedengkot Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Ia misalnya, mengusulkan agar komunitas blogger menjadi ujung tombak sosialisasi penggunaan internet secara baik dan bertanggung jawab. Baik dalam pengertian memberi manfaat bagi sebanyak mungkin orang, mengingat internet memungkinkan pelaku usaha bisa berbisnis dengan nyaman dan aman, atau meningkatkan kemampuan menulis bagi para blogger, serta memperbanyak pelatihan untuk pelajar dan masyarakat.

Diskusi secara lesehan...

Yang tak kalah menarik adalah obrolan tentang nasib Pak Pos, yang keberadaannya tergerus oleh pragmatisme pengiriman pesan-pesan personal melalui pesan singkat (SMS) atau surat elektronik. Ada banyak ‘protes’ tentang kiriman dari luar negeri via pos yang ‘diacak-acak’ hingga lambannya penyampaian.

Diskusi 'nasib Pak Pos' bersama Operation Manager PT Pos Indonesia Solo, Pak Budi Raharjo

Atas keluhan itu, Pak Budi Raharjo menjelaskan, bahwa kiriman (paket) dari luar negeri yang sudah dibuka isinya itu, ternyata dilakukan oleh pegawai Bea & Cukai, yang menganggap perlu memeriksa keamanan dan nilai isi kiriman (paket). Bisa dimaklumi, pemeriksaan demikian menjadi penting untuk antisipasi penyalahgunaan jasa kurir untuk kiriman barang-barang berbahaya atau masuk dalam daftar pengawasan.

Para awak Bengawan pada duduk-duduk santin di teras sekretariat

Satu testimoni menarik disampaikan seorang blogger Bengawan yang berbisnis online. Kata Rinuhadi, sang blogger, ia nyaman dengan layanan pos karena bisa memantau posisi barang kiriman setiap waktu. “Bahkan sampai kantor mana dan siapa yang mengantarkan barang, semua bisa dilacak lewat website PT Pos,” kata Rinu.

Hiburan buka bersama dan siskusi dengan kroncongan

Asik. Obrolan dalam rangka Ngabubur-IT malam itu penuh warna dan bernuansa penuh keceriaan. Apalagi, dimeriahkan oleh grup kroncong yang dimotori Doel Sumbing serta teman-teman Kelompok Pengguna Linux indonesia (KPLI) Solo.

Para Bengawanwati sedang reriungan seusai melakukan pekerjaan domestik. Makasih ya....

Yang jelas, Rumah Blogger Indonesia kelak akan didedikasikan untuk publik. Siapapun boleh keluar-masuk, saling berbagi pengetahuan, sekaligus menambah jaringan pertemanan. Semoga, kelak bisa menyatu dengan teman-teman jurnalis, sehingga sekretariat itu juga berfungsi sebagai media center.

Suryaden, dedengkot blogger Jogloabang (kiri) dan Kang Totok Genthokelir (kanan) yang sudah jauh-jauh datang meramaikan buka bersama Bengawan

Mohon doa restu…

19 komentar

  1. suryaden says:

    maju terus bengawan dengan rumah blogger Indonesia nya…

  2. Budi R says:

    Terima kasih banyak khususnya buat Mas Blontank yang telah menfasilitasi kami dalam acara bincang-bincang seputar kartu lebaran dan banyak hal dengan dengan komunitas Blogger bengawan, respons yang luarbiasa , ada testimoni positif tentang kepuasan menggunkan jasa PT Pos Indonesia, acara semakin menarik dengan hadirnya Bapak Sammy dari Dekominfo Pusat Jakarta.
    Bravo Blogger Bengawan, mata airmu mengalir sampai jauhhhhh…. sukses selalu.

    salam,

    Budi R

  3. maydina says:

    waa.. seruu ada rumah blogger.. samangat berbagi n belajar bersama pak… btw pak saya optimis kok pak walau ada internet, etc.. filatelis tetap bisa eksis..selama filatelis dunia masih ada…so tetep donk butuh surat menyurat manual hehehe..

    btw pak..gabung di http://www.facebook.com/BelajarKreatif yaa.. jikalau ada yang bisa dihsare terkait dengan dunia kreatif ataupun cara berpikir kreatif

  4. ronggo says:

    kok gak tau di ajak yo aku :D

  5. Andy MSE says:

    acaranya seru, ceritanya datar…

  6. Joell says:

    sesoklah tak dolan kapan2..selamat buat markas barunya..semoga sukses terus ya Bengawan…

  7. wawan says:

    SELAMAT rumah barunya ya :)

  8. raiderhost says:

    acara kmrin seru banget katanya mas ari guru olahraga …

    jadi nyesel bnget ndak bisa ikut

  9. Jidat says:

    Sayangnya kemarin gak bisa datang :)

  10. Anton Bandrex says:

    seru jg, bikin pengin jadi blogger jg nich, bs ngajarin tho dg ikhlas ya,
    aq bakalan sering mampir di basecamp nich..

  11. sepertinya harus didolani nich… :D

  12. atmo says:

    mantabssss
    josssss
    hehehe…

  13. fahmarahman says:

    selamat ya buat bengawan atas sekretariat barunya . .

    semoga persaudaraan ini semakin cair dan egaliter

  14. wendyachmmad says:

    Wah … acaranya inspiratif …

  15. Afif says:

    Jauhi pornografi dengan ngeblog:)

    Buatku buat kalian semua

beri komentar

Mangga Pinarak

Bengawan adalah komunitas blogger Surakarta dan sekitarnya. Jika Anda adalah blogger yang tinggal atau pernah tinggal di Surakarta, mempunyai keterikatan dan ketertarikan tentang Surakarta, mari bergabung, bersama-sama memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat saling berbagi.