Bandaranya Baru, TKI-nya Diperhatikan

Terminal baru Bandara Adi Sumarmo bakal diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (7/3) mendatang. Tak cuma menyandang status baru sebagai bandar udara internasional, di kompleks Bandara Adi Sumarmo juga dibangun terminal khusus untuk tenaga kerja Indonesia (TKI). Sebuah perkembangan menarik untuk saudara-saudara kita, yang selama ini dijuluki sebagai Pahlawan Devisa.


Wajah baru terminal keberangkatan

Wajah baru terminal keberangkatan

Apa menariknya bagi kita, warga Surakarta dan sekitarnya? Perluasan terminal dengan menjadi sembilan apron berarti memungkinkan sembilan pesawat bisa parkir sekaligus. Dengan frekwensi penerbangan yang kian banyak, maka lalu lintas bandara juga ramai. Sopir taksi senang, pedagang gembira, warga sekitar bandara juga bakal memiliki peluang hidup lebih sejahtera.

Interior baru yang bersih dan nyaman

Interior baru yang bersih dan nyaman

Nilai jual obyek pajak (NJOP) misalnya bakal meningkat drastis akibat kian banyak orang lalu-lalang. Potensi usaha di sepanjang jalan, secara otomatis juga bakal meningkat, sehingga pada gilirannya, memberi dampak ekonomis yang signifikan.

Ruang tunggu yang luas dengan interior yang mewah. Lebih nyaman dibanding terminal serupa di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta

Ruang tunggu yang luas dengan interior yang mewah. Lebih nyaman dibanding terminal serupa di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta

Bagi traveller, entah mereka pelancong murni atau bermisi kedinasan atau bisnis, wajah baru terminal yang sungguh nyaman itu akan memberi kesan berbeda. Cita rasa Solo-nya yang sangat menonjol, membuat pendatang kian betah berkunjung ke Solo, sebuah kota yang kian berubah dan terus berbenah.

Apron baru dengan kapasitas hingga sembilan pesawat sekaligus, termasuk pesawat berbadan lebar

Apron baru dengan kapasitas hingga sembilan pesawat sekaligus, termasuk pesawat berbadan lebar

Semoga, ke depan kian banyak rute penerbangan baru dibuka, menyusul rute Dubai-Solo yang hampir pasti segera dilayani sebuah maskapai asal Timur Tengah. Juga rute-rute pendek seperti Sidney-Solo, menyusul Kuala Lumpur-Solo dan Singapura-Solo yang sudah lama berjalan.

Yang sudah pasti, kenyamanan area parkir, terminal kedatangan dan keberangkatan yang juga sudah bagus, berpotensi mendatangkan berkah pertumbuhan ekonomi baru di Solo dan sekitarnya. Kapasitas penumpang yang 2,5 juta per tahun, semoga bisa terpenuhi dengan hadirnya maskapai-maskapai baru atau rute-rute baru dari dan ke Adi Sumarmo.

Terminal khusus TKI. Meski tak semewah terminal reguler, namun sudah lumayan layak dan manusiawi

Terminal khusus TKI. Meski tak semewah terminal reguler, namun sudah lumayan layak dan manusiawi

Khusus untuk Terminal Khusus TKI, sepertinya ini juga menjadi kebijakan yang layak kita apresiasi. Dari total 6 juta tenaga kerja Indonesia di luar negeri, sepertiganya berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Tahun 2008 saja, para TKI kita membukukan devisa hingga US$ 8,9 miliar, atau lebih dari Rp 90 triliun. Itu pun baru yang melewati perbankan, dan belum termasuk uang yang ditenteng sata mudik, atau masuk ke Indonesia lewat jalur ilegal.

Selamat datang di Surakarta, saudara-saudara….. Welcome

27 komentar

  1. Dony Alfan says:

    Wuih, top tenan saiki. Soalnya yang dulu itu katrok banget :P
    Sayangnya saya jarang naik pesawat :D
    Lha terminal Tertonadi kapan dipercantik?

  2. annosmile says:

    PERTAMAX

    Sukses buat masyarakat Solo ^_^

  3. bias says:

    wah lahan bisnis baru nih, segera hubungi panjul dan dony *kulakan kacang*

  4. Novianto says:

    Wah2… ruaarr biasa SOLO…

  5. suryaden says:

    ruarr biasa… mantab, tapi kalo bandara gede harus aksesibel dan gampang informasi tempatnya… harus

  6. Semoga memberikan dampak yang postif bagi perkembangan dunia pariwisata SOlo…

  7. ressay says:

    kapan iso numpak motor mabur dhewekan.

  8. ayik says:

    apakah ini berarti para TKI tak perlu “urunan” lagi…?

  9. haris says:

    apik apik. teruslah begitu solo–mengembangkan diri tak habis-habis…..

  10. Joulecar says:

    bangunane anyar gon ngendi tow??
    aku suwe gag nang bandara je…
    padahal mbiyen gaweane nongkrong gon gantole nan karo sangu poker….

  11. aRit says:

    wew. . keren juga. . .

    tapi aq rung pernah rono. . .numpak pesawat ae rung pernah. . .

    katrok banget yo aq. .

    ho hoh o

    (LOL)

  12. wah….. good…good….

  13. hanif-solo says:

    aku kemarin kesama, ruang tunggunya keren…tapi gak ada peronnya

  14. wong bangawan says:

    Jarene leren nge-blog!!

  15. blontankpoer says:

    @ wong bangawan: yo ben. khusus untuk bengawan, aku tetap mau jadi relawan, kok. mbok yen wani nunjukin identitas… biar tampak ceng li gitu, lho.

    btw, mbok kalau mau madani pindah tempat dulu. IP-nya ketahuan, lho :D

  16. ariefz45 says:

    Congratulations…………

  17. sutarno says:

    wah,mudah-mudahan kuto solo tansah beseri dan dan rakyatnya ekonominya makin meningkat

  18. surya says:

    ahhh seneng aku sok yen balik mundun bandara solo wae….wes apik tenan….

  19. ian says:

    keren Ok the new terminal with the large apron….
    tp sangat disayangkan regular flight belum rame…(SJ,GA,JT,AIRASIA,SILKAIR)
    yg domestik hanya melayani SOC-CGK everyday internasional SIN-KUL,…
    moga2 ‘mandala-air’batavia-air’dan maskapai lainnya buka rute penerbangan dari SOC dan juga maskapi2 internasional….

    maskapai yg sudah beroperasi semoga menambah rute penerbangan baru tidak hanya tujuan SOC-CGK saja…
    mudah2n ada rute direct SOC-DPS/SOC-BPN/SOC-BDJ n connecting all rute….

    pasti solo akan rame….
    dan solo juga sudah SIP sebagai bandara untuk penerbangan haji JATENG-DIY…LANJUTKAN….!!!!

  20. dwi@2 says:

    selamat bagi kota solo, tetapi pembangunan airport yang bagus seharusnya juga harus ditunjang dengan pelayanan yang baik setiap pegawai di airport. Setiap petugas mestilah profesional dalam melayani setiap pendatang baik dari dalam ataupun luar negeri. Budayakan sifat disiplin dan cepat dalam bertugas, jangan sampai urus bebas fiskalpun sampai berjam-jam. Selain itu petugas imigrasi seharusnya ramah dan murah senyum dalam melayani TKI dan turis asing. Bagaimana kita boleh dihargai negara lain kalau sesama warga sendiri tidak saling menghargai dan main bentak-bentak. Maaf, karena ini pengalaman sayalah selama saya pulang ke Indonesia dan balik kerja lagi di luar negara. Apa yang saya lihat TKI ini sering diperbodohkan. Isi blangko kedatangan saja disuruh bayar. Padahal kalau di luar negeri semua gratis, jangankan isi blangko, fiskal, airpotek pun tidak ada dan pelayanan mereka sangat teratur. maaf ini cuma masukan saja. semoga sukses selalu bagi kota solo. matur nuwun

  21. Irawan says:

    Wah bagus bandaranya ya, bersih kinclong.

  22. ida says:

    jooooooooooos nho len len aku kerjo neng kono og

  23. Pram Sunendro says:

    Arrival taxi yang dimonopoli angkasa harus di briefing mentalitasnya. Jangan sampai kasusnya terulang-ulang sopirnya main pukul tarif yang gak wajar. (Bandara – pasarkliwon) berangkat cuma 32.000,- giliran dari bandara kena 75.000,- Tertibkan bung agar penumpang merasa nyaman !

  24. Mas Bintang says:

    Tapi kapan realisasi untuk flight route solo – denpasar ?

  25. Ari Perwira says:

    Wah jan elok tenan saiki kutho Solo, top markotob tenan….

  26. fauzi says:

    4 tahun ae… lagi arep mlebu bandarane xixixixix,,,

beri komentar

Mangga Pinarak

Bengawan adalah komunitas blogger Surakarta dan sekitarnya. Jika Anda adalah blogger yang tinggal atau pernah tinggal di Surakarta, mempunyai keterikatan dan ketertarikan tentang Surakarta, mari bergabung, bersama-sama memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat saling berbagi.