Bengawan On Air di Prambors # 2

Untuk kedua kalinya, Bengawan mendapat undangan dari Radio Prambors Rasisonia, Solo. Sebelum ini, Bengawan yang dulu masih seumur jagung sempat diundang Prambors untuk ikut on air di radio mereka, untuk mengenalkan masalah fenomena blogging itu sendiri. Bengawan lahir di awal bulan Desember 2008 kemaren. Komunitas ini sebelumnya bernama BlogoS (Blogger Solo), yang beralamatkan di kentingan.wordpress.com. Sejak diputuskannya nama “Bengawan” untuk komunitas, di Hik Monumen Pers, 5 Desember 2008 silam, secara resmi komunitas blog Solo ini pindah rumah ke bengawan.org.

Bengawan di Prambors Solo

Trio Dony, Panjoell dan Blontank yang berkesempatan mewakili teman-teman Bengawan malam ini. Mulai mengudara pukul 19.00, diskusi mengenai Bengawan dimulai dengan pertanyaan mengenai siapa saja yang bisa bergabung di komunitas ini. “Yang penting punya blog”, jawab Mas Panjoell dengan singkat.

“Anggota kita bermacam-macam kok, mulai dari anak-anak SMA, anak kuliahan, ada yang sudah bekerja, sampai bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah berkeluarga. Bahkan salah satu anggota kita ada yang sedang menembuh jenjang doktor di Jepang saat ini” imbuh Mas Blontank Poer melengkapi.

Topik yang mau diangkat malam ini adalah mengenai launching Bengawan yang akan dilaksanakan besok Sabtu, 21 Februari 2009 jam 7 malam. Bertempat di Taman Balekambang, acara launching akan dilaksanakan. Teman-teman dari beberapa daerah akan ikut datang meramaikan acara ini, seperti teman-teman dari blogger Surabaya (TPC), dari Semarang, Ponorogo, Jogja dan Jakarta. Launching kali ini juga akan menjadi start untuk lomba blogging dan foto yang dilaksanakan oleh temen-temen Bengawan.

Beberapa pertanyaan sempat mampir juga dari beberapa rekan di rumah dalam diskusi malam ini. Salah satu pendengar bertanya, “Adakah efek negatif dari ngeblog?” Dan dengan bijak Mas Blontank memberikan jawaban, “Justru dengan ngeblog kita akan punya media untuk menelorkan kemampuan kita, mengekspresikan diri kita secara positif. Bahkan kita bisa mengubah dunia dengan ngeblog. Ngebloglah sebelum blog itu dilarang”.

Memang hampir tidak ditemukan efek negatif dari ngeblog, selain masalah kocek untuk akses internet sendiri. Rata-rata waktu yang digunakan untuk online dalam sehari temen-temen Bengawan ini bermacam. Misalnya saja, Mas Dony, bisa menghabiskan waktu sekitar 10 jam dalam sehari. Berkat jasa salah satu provider akhirnya dia bisa online bebas di rumah. Beda Mas Dony, Mas Panjoell cukup sekitar 5 sampai 6 jam dalam sehari. Sedang Mas Blontank hanya butuh 2 jam saja untuk online di warnet.

Buat teman-teman yang mau belajar soal blog. Silahkan untuk gabung di komunitas ini, sebab Bengawan juga akan membuka klinik blogging mulai besok Kamis 19 Februari 2009 sampai hari Sabtu, 21 Februari 2009 di Taman Budaya Surakarta.

“Kita punya stand di acara KMDGI ini, jadi buat teman-teman yang mau belajar soal blog, bagaimana mendaftar, membuat blog yang indah dan sebagainya, silahkan saja datang di acara besok” sambut Mas Blontank, sekaligus mengakhiri diskusi malam itu.

* Postingan ini dibikin oleh Kurnia dan diunggah ke Bengawan.org dari Ndalem Panjoelldiningratan.

31 komentar

  1. haris says:

    “Bahkan kita bisa mengubah dunia dengan ngeblog.”

    puitis tenan bagian ki! :)

  2. endar says:

    semoga tambah semangat ngeblog…

  3. hasssan says:

    asli,, aku dengerin langsung suara mereka asyik tenan… ngekek thok(lmao)

    Persiapan besok sabtu dah mateng pa belum????

  4. Jangankan kowe, aku dewe yo ngekek2..suaraku fales tenan jebule, opo headphonene mau sing rusak yo???

  5. art87 says:

    Heheh..
    Salam kenal wae lah..

  6. Dony Alfan says:

    Sebenarnya 10 jam sehari itu cuman hoax, mung ben kethok hi-tech wae, haha!

  7. daripada udunen, lebih baik ngeblog

  8. masiqbal says:

    semalem ndengerin suara kalian bertiga, paling keras suaranya mas Panjoell, ketiganya fales kabeh… (lmao)

  9. ayik says:

    mbok kaluk ada event gitu saya dikabar-kabari ta Mas…

  10. Triunt says:

    E alah, apik kok, ojo dikecrohi lho cah…
    suk mben malah wedi on er….

  11. Atik says:

    Wah emang kok mas, efek yang paling negatif menurutku ya masalah “kocek”. Karena ndak punya telp kabel, saya n suami terpaksa pakai 2 model koneksi USB internet n HP. So tahu sendirilah habisnya berapa…
    Tapi ndak pa2lah, habis dah jadi kebutuhan di keluarga…

    O ya mas-mas para blogger , mbok tulung saya dilink kan ke “mbok-mbok” blogger to. Biar bisa bagi-bagi pengalman. Kira-kira ada ndak …?

  12. bias says:

    waduh bolakmen kalah cepet mbi mas haris

  13. bias says:

    neknu hattrick weh…
    *puas….*

  14. ressay says:

    Sayang, aku gak punya radio. xixixixi…

  15. aRit says:

    Salut buat mereka bertiga trio BPD. . .(dudu Bank Pasar Daerah. . .ngawur kie). . .n terima kasih juga buat prambors. . .hidup Bengawan. . semoga aliranmu tak berhenti. . .

  16. Anang says:

    nggersik.com hadir!

  17. grubik says:

    Kapan mlebu tipi ki?

  18. han says:

    wah ketinggalan berita nihh….

  19. wirosableng says:

    asal tidak masuk buser

  20. Miss Anna says:

    jiakakkakakaak…on air yah…ati2 kalo diudara,lupa turun lagi

  21. wong yah pada fals suaranya gituh……btw selamat2 egein

  22. Ashari says:

    Kawan2, kalo mau mumpung deket pemilu 2009. Kita kampanye blog di beberapa radio. Kami punya space talkshow di Ria FM, Solopos FM, Soloradio, Star FM, Karavan FM dll…

    (yglagibelajarblog)

  23. hanif says:

    eh mau donk…ikutan on air. biar serasa jadi artis gitu…he he he he

    ndeso ya…yo ben

  24. ariefz45 says:

    Semua sektor atau lini itu pasti ada hubungannya dengan blog.

  25. bias says:

    lagi ki ngerti eneg potone, wedhussss…
    wis do tuo kakekan gaya…..

  26. kemarin D3 ilkom uns nyusul siaran di pranbors jg ^^

beri komentar

Mangga Pinarak

Bengawan adalah komunitas blogger Surakarta dan sekitarnya. Jika Anda adalah blogger yang tinggal atau pernah tinggal di Surakarta, mempunyai keterikatan dan ketertarikan tentang Surakarta, mari bergabung, bersama-sama memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat saling berbagi.