Kunjungan Bengawan di Laweyan

Anggota keluarga Bengawan sedang mendengarkan paparan Mas Widhiarso dan Mas Gunawan di kompleks Batik Putra Laweyan

Anggota keluarga Bengawan sedang mendengarkan paparan Mas Widhiarso dan Mas Gunawan di kompleks Batik Putra Laweyan

Mendung seperti enggan bergelayut di atas Kota Surakarta ketika belasan anggota komunitas blogger Bengawan yang dikomandani DonyAlfan dan Panjoel si Tukang Nggunem menginjakkan kaki di bumi Kampung Batik Laweyan. Kedatangan kami molor lima belas menitan.

Beruntung, Mas Gunawan (duduk paling kanan, dekat bar) sebagai wakil tuan rumah sabar menanti kedatangan kami. Satu demi satu, teman-teman mulai berdatangan sampai akhirnya mencapai belasan. Lumayan bagi Bengawan, tapi dhedhel duel bagi tuan rumah. Es temulawak dihidangkan sebagai jampi salit (obat penawar haus) di sudut kompleks rumah batik Putra Laweyan, milik Mas Gunawan.

Kami memperoleh gambaran komprehensif mengenai Laweyan. Dari asal-usul membatik yang diajarkan Kyai Ageng Henis, sesepuh Kerajaan Pajang hingga perkembangan mutakhir akibat jatuhnya usaha batik rumahan akibat kehadiran mesin printing yang diperkenalkan rezim Soeharto melalui Batik Keris di sebelah tenggara Laweyan.

Tak cuma itu, mengapa rumah-rumah di Laweyan berpagar tembok tinggi, pun diceritakan. Dulu, antarrumah ada pintu penghubung sehingga rapat pergerakan bisa dilakukan tanpa tercium tentara kolonial. Juga, kebiasaan Mas-mas Nganten, sebutan untuk kepala keluarga berjudi taruhan uang pada adu balap kuda di Balapan (kini stasiun kereta api).

Pokoknya, ceritanya lengkap. Silakan menanti hasil posting teman-teman Bengawan, atau tulisan Mas Hari D Utomo (berkaus hitam, wajah brewokan) di koran tempatnya bekerja di Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta.

Terima kasih kepada Mas Gunawan dan Mas Widhiarso (duduk, tepat di tengah) yang telah meluangkan waktu dan berbagi cerita dengan kami dari Bengawan, bahkan mengantar kami ke kompleks Masjid Laweyan dan makam Kyai Ageng Henis. Jangan kapok kalau lain kali kami akan datang sendiri-sendiri.

Kami harap Anda sabar menanti posting-posting kami…..

Update:

Berikut adalah sejumlah penuangan teman-teman Bengawan:

- Batik Laweyan, Pionir Batik di Solo

- Menziarahi Laweyan, Menggenapi “Ke-Solo-an”

- Batik itu, Ya Laweyan

- Kampung Batik Laweyan Solo

25 komentar

  1. mursid says:

    wah, mau pengen melu, tapi tangi ku jam10 je..

    lha dek bengi kupdar mpe jam 12, terus maen game mpe jam 3 og..

    hehe

  2. blontankpoer says:

    ah, piye to, kang? wis dinanti-nanti kok ya tidak nongol juga…. bikin kuciwa hatiku :p

  3. Happy Hanantoputro says:

    Selamat ya “browsing”-nya di Laweyan, semoga ini jadi awal yang baik bagi Bengawan untuk terus berkegiatan. Maju terus, mengalirlah sampai jauh…..

  4. aVi asfiyani says:

    duh pengen banget ikut tadi. . .
    tapi sayang, jam kerja sih. . .

    mas komandan. . . :D
    saia usul ya. . .
    besok2 kalo mau da kunjungan,cari yang hari libur gimana??
    biar banyak yang dateng. . . :D

  5. jiyangkrik….kedhisikan le aplot, ning rapopo, malah dadi semacem kata2 pembuka sebelum mbaca yang di blogku nanti…hahahaha

  6. haris says:

    tunggu postingan sy juga. he2

  7. Mursid says:

    Aku rasah posting wae ah.. lha ra melu og mau, ndak dikiro ndabul..
    wakakakaka…

  8. wah benjing sanes wekdal kula kedah nggabung dhateng ngriki, kajawi dipun gusah dening paman patih blontank ing remen penekan.

  9. badoer says:

    saya mudik ke rumah, yang sempat tertunda kemarin, sori komandan saya ndak bisa hadir :D

  10. hasssan says:

    yo podo nulis masing-masing di blog nya…
    badewe… aku mumet dengerin sejarah…. puyeng….
    dasare wong teknik… isone 0 1 thok….wekekekekeke

  11. aVi asfiyani says:

    duh pengen banget ikut tadi. . .
    tapi sayang, jam kerja sih. . .:D

    mas komandan. . .
    saia usul ya. . .
    besok2 kalo mau da kunjungan,cari yang hari libur gimana??
    biar banyak yang dateng. . . :D

  12. Dony Alfan says:

    @ aVi, maaf sangat ya, acara jalan2 ke Laweyan ini terpaksa tidak bisa diadakan pas hari libur. Soalnya pada hari libur, para pekerja batik juga libur kerja, tak ada proses produksi. Sayang dong, kalo kita tidak bisa lihat proses produksi batik. Sebisa mungkin kita bikin acara pas liburan atau akhir pekan.

    Btw, protes karo pak Blontak, aku kok diarani komandan? Ngawur wae!

  13. bias says:

    hwaaaa….
    aku mau presentasi ug dadi raisoh melu,
    mosok ndadak mbolos skulah…
    tur yen sing ziarah wali kui kudu teko, pengen ngerti wajah” blogger timur :P

  14. Ninik says:

    Wuaa…ga bs ikut hiks… Pdhal pngen bnget. Ketoke asik tenan. Yg cewek yg ikut brp?

  15. aVi asfiyani says:

    @ doni : y sud. . . :D
    Pokokny aq tggu acra bengawan.Org selajutny. . .
    Okai?

  16. aRit says:

    mas, foto-foto lainnya dmn?

    boleh minta?

    matur nuwun

  17. @ Arit:
    Saya lumayan banyak ngaplot foto di postingan, silakan mampir

  18. kapan-kapan kabar-kabari dunkz…
    kalo ada acara yang begituan lagi ya..

  19. wah komunitas bloger di Solo rame juga yah, ternyata ada mas Blontang sama pakde Hari…..
    cara join di sini gimana yah????

  20. MaNongAn says:

    manstabs…… hayo dibanyakin lagi kegiatannya. Sukses selalu untuk Bengawan. Ditunggu undangannya.

    .::he509x::.

  21. masiqbal says:

    mantabs ni… sayang jam kerja dadine ga melu aku…

  22. LiputanOne says:

    tak kandani. sing lungguh kanan dhewe kuwi aku. sssttt…ojo ngomong sopo-sopo.:p

  23. mas basuki says:

    Sing iso jalan-jalan marake meri wae. Sing kerja ya kerja. We-lah.
    We-lah.

  24. jawari says:

    wow… kayaknya seru tuh acaranya

beri komentar

Mangga Pinarak

Bengawan adalah komunitas blogger Surakarta dan sekitarnya. Jika Anda adalah blogger yang tinggal atau pernah tinggal di Surakarta, mempunyai keterikatan dan ketertarikan tentang Surakarta, mari bergabung, bersama-sama memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat saling berbagi.